Cara Menghitung Diskon – Ada banyak cara untuk menghibur diri, salah satunya dengan berbelanja. Nah, berbelanja merupakan kegiatan yang cukup mengasyikkan karena selain bisa melihat koleksi barang terbaru dan terupdate, kita juga bisa memiliki barang yang kita inginkan dengan harga diskon. Namun, tidak semua tempat biasanya memberikan diskon pada produk yang sedang dijual, melainkan di department store atau mall besar.

Umumnya di department store ada promo-promo khusus yang dihadirkan setiap minggunya bagi merchant-merchant tertentu untuk menarik lebih banyak pengunjung untuk membelinya. Lalu apa sebenarnya diskon dan bagaimana cara menghitung diskon yang tepat? Untuk itu, sebelum kita membahas lebih jauh tentang hal-hal yang perlu diketahui dalam diskon, ada baiknya kita kenali dulu apa itu diskon.

Diskon atau bisa juga disebut rebate atau potongan harga umumnya digunakan oleh para penjual atau perusahaan yang ingin mendapatkan perhatian lebih dari calon konsumennya. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, diskon sendiri dapat diartikan sebagai diskon. Namun jika dilihat dari segi finansial, diskon merupakan potongan bunga bagi nasabah yang meminjam uang di beberapa tempat, seperti di bank.

Dalam prakteknya, besaran diskonto biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan jarang dinyatakan dalam bentuk sejumlah uang atau rupiah. Dan secara umum diskon yang diberikan oleh masing-masing perusahaan adalah 10%, 20%, 30%, 50%, dan 70%. Namun tidak hanya itu, ternyata banyak sekali jenis diskon yang biasa digunakan, dan agar Anda tidak salah paham dengan berbagai jenis diskon tersebut, sebaiknya Anda mengetahui cara menghitung diskon yang baik dan benar untuk masing-masing jenisnya. akan kami sampaikan di bawah ini.

Tips Cara Menghitung Diskon dan Rumus Menghitungnya

1. Diskon …% Atau …% Off

Pernahkah Anda melihat beberapa department store atau perusahaan lain yang menawarkan diskon dengan tulisan “Diskon …% atau …% OFF”. Jika iya, biasanya model diskon seperti ini bisa langsung dihitung dengan hati tanpa harus menggunakan rumus yang sulit. Untuk cara menghitung diskon untuk model ini

misalnya misalnya ada blouse atau produk seharga 300 ribu rupiah dengan tulisan diskon 40% atau diskon 40% maka keuntungan yang akan kita dapatkan adalah 300 ribu – (40 % x 300 ribu) = 300 ribu – 120 ribu = 180 ribu rupiah. Nah begitulah cara menghitung diskon jika menjumpai promo diskon seperti yang kami tulis di atas.

2. Diskon …% + …%

Jenis diskon selanjutnya juga bisa dikatakan cukup menarik karena pada umumnya diskon jenis ini menulis 2 buah sekaligus. Misalnya, ketika Anda berada di area perbelanjaan dan melihat pakaian dengan kualitas bagus dan tertulis “diskon 50% + 20%” bukan berarti Anda dapat membeli pakaian dengan diskon 70%, tetapi harga awal dikurangi dengan 50% dan hasilnya kurang 20%. Untuk cara menghitung diskon seperti ini, ini rumusnya.

Rumus : Harga Awal – 50% = Hasil – 20% = Harga Jadi

Misalnya misalnya ada kaos dengan harga Rp. 300 ribu Rupiah yang mengatakan Diskon 50% + 20%, maka Anda tinggal menggunakan rumus di atas menjadi 300 ribu – 50% = 300 ribu – 150 ribu = 150 ribu, setelah itu hasil yang Anda dapatkan hanya dikurangi 20%, jadi 150 ribu – 20% = 150 ribu – 30 ribu = Rp 120 ribu. Jadi harga akhir setelah diskon adalah 120 ribu rupiah.

3. Beli…Dapat…Gratis

Selanjutnya ada juga promo yang bertuliskan “Beli…Dapat…Gratis”. Promo ini biasanya menjadi cara terakhir bagi kebanyakan department store untuk mendapatkan banyak keuntungan karena dengan adanya artikel ini banyak orang yang begitu tertarik. Adapun cara menghitung potongan harga ini juga sangat mudah dan sederhana, rumusnya adalah,

rumusnya : Harga Awal x Jumlah Barang yang Diperoleh – Total Harga Barang dengan Harga Yang Harus Dibayar

Misal saat anda berpergian ke suatu mall dan melihat sebuah produk dengan harga 300 ribu tapi diatas tertulis Buy 1 Get 1 Free maka sebenarnya anda membeli dua item sekaligus dengan harga yang sama dengan membayar 1 item saja. Lalu bagaimana jika kita menemukan Beli 3 Gratis 2? Berikut cara menghitung diskon.

Kita hanya perlu menjumlahkan total harga barang, misalnya harga awal 200 ribu, jadi 200 ribu x 3 = 600 ribu. Dengan membayar 600 ribu maka otomatis mendapatkan 5 jenis barang dengan nilai 5 x 200 ribu = 1 juta rupiah. Dengan melihat cara menghitung diskon diatas, maka anda sama saja mendapatkan keuntungan 400 ribu rupiah.

4. Promo Cashback

Selain jenis-jenis promo di atas, ada juga jenis promo lainnya yang cukup seru, antara lain “Promo Cashback”. Promo ini sebenarnya merupakan bentuk promosi yang menurut kebanyakan orang akan mendapatkan uang tunai ketika membeli suatu barang. akan tetapi sesungguhnya promo ini rata-rata diserahkan dalam wujud voucher.

Misalnya, ketika kamu melihat promo yang mengatakan untuk setiap pembelanjaan minimum 100 ribu, kamu akan mendapatkan cashback sebesar 500 ribu rupiah. Sebenarnya cashback yang akan kita terima biasanya berupa voucher, atau bahkan bisa berupa poin yang nantinya bisa kita tukarkan dengan produk atau jenis barang lain.

5. Diskon… Untuk Pembelian Berikutnya

Ada juga diskon yang bertuliskan “diskon 50% untuk pembelian berikutnya”. Kasus ini biasanya menarik perhatian banyak orang. Namun ada baiknya sebelum Anda menggunakannya, ketahui terlebih dahulu cara menghitung diskon untuk jenis diskon ini. Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut,

Rumus: Hitung berapa diskon yang akan kamu dapatkan dari kedua barang tersebut lalu cari persentasenya jika dibandingkan dengan nilai keseluruhan barang yang akan kamu dapatkan.

Misal ada tas dengan harga 300 ribu diskon 50% untuk pembelian selanjutnya dengan harga yang sama. sehingga khasiat yang hendak kita temukan ialah,

pembelian pertama = 300 ribu, pembelian kedua = (50/100) x 300 ribu = 150 ribu, maka total uang yang dikeluarkan adalah 300 ribu + 150 ribu = 450 ribu rupiah. Jadi jika untuk membeli kedua barang ini secara langsung anda harus merogoh kocek sebesar 600 ribu rupiah, maka keuntungan yang anda dapatkan minimal 150 ribu rupiah atau sama dengan 25%.

6. Diskon Hingga …% Semua Barang

Saat kita melihat jenis diskon ini, biasanya mata kita akan gelap karena menganggap diskon yang ditawarkan cukup besar, misalnya ada dompet yang bertuliskan “Diskon Hingga 70% Semua Barang” Lalu diskon yang akan anda dapatkan bukan berarti 70% tapi diskon yang akan didapatkan maksimal hingga 70% karena ada tulisan “Up To”.

Dengan kata Up To, sebenarnya tidak mengacu pada semua item, melainkan hanya 1 atau dua item saja yang akan didiskon hingga 70%. Jadi sebaiknya Anda mengetahui jenis-jenis diskon dan cara menghitung diskon agar Anda tidak kecewa saat membeli barang yang dibutuhkan.

7. Hitung dengan Cermat Sebelum Membayar

Dan hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah menghitung dengan cermat sebelum membayar karena saat ini banyak pedagang yang lebih kreatif dalam memberikan promo untuk setiap produk yang mereka jual. Terkadang dalam bentuk promosi yang menggiurkan, belum tentu memberikan keuntungan yang lebih jika kita hitung dengan matang. Oleh karena itu, kita harus memahami cara menghitung diskon, terutama dalam bentuk persentase.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasi ini dapat menjadi referensi bagi anda yang mungkin selalu memiliki mata gelap ketika melihat kata Diskon Besar. Sebagai referensi lain, Semoga bisa bermanfaat.

Leave a comment